Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 Maret 2011

Memory

Memory merupakan istilah generik untuk tempat penyimpanan data dalam komputer. Jenis - jenis memori yang banyak digunakan adalah sebagai berikut:

RAM (Random Access Memory), adalah sebuah tipe penyimpanan komputer yang isinya dapat diakses dalam waktu yang tetap tidak memperdulikan letak data tersebut dalam memori. RAM biasanya digunakan untuk penyimpanan primer (memori utama) dalam komputer untuk digunakan dan mengubah informasi secara aktif, meskipun beberapa alat menggunakan beberapa jenis RAM untuk menyediakan penyimpanan sekunder jangka-panjang.

ROM (Read Only Memory), Memory tipe ini juga memiliki karakteristik yang sesuai dengan namanya. Data yang ada di dalam ROM ini adalah data yang telah dimasukkan oleh pembuatnya. Data yang telah terkandung di dalamnya tidak dapat diubah-ubah lagi melalui proses yang normal, dan hanya dapat dibaca saja. Ada bagian data di ROM ini dipergunakan untuk identitas dari computer itu sendiri. Hal ini tersimpan dalam BIOS (Basic Input Output Systems). Ada juga data yang terkandung dalam modul ini yang pertama kali diakses oleh sebuah komputer ketika dinyalakan.

PROM (Programmable Read-Only Memory), merupakan sebuah chip memory yang hanya dapat diisi data satu kali saja. Sekali saja program dimasukkan ke dalam sebuah PROM, maka program tersebut akan berada pada PROM seterusnya. Berbeda halnya dengan RAM, pada PROM data akan tetap ada walaupun komputer dimatikan. Perbedaan mendasar antara PROM dan ROM adalah bahwa PROM diproduksi sebagai memory kosong, sedangkan ROM telah diprogram pada waktu diproduksi. Untuk menuliskan data pada chip PROM, dibutuhkan ‘PROM Programmer‘ atau ‘PROM Burner’.

EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory), chip ini adalah jenis khusus PROM yang dapat dihapus dengan bantuan sinar ultra violet. Setelah dihapus, EPROM dapat diprogram lagi.

EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read-Only Memory) merupakan tipe khusus dari PROM yang bisa dihapus dengan memakai perintah elektris. Seperti tipe PROM lainnya, EEPROM juga dapat menyimpan isi datanya, bahkan saat listrik sudah dimatikan. EEPROM sangat mirip dengan flash memory yang disebut juga flash EEPROM. Perbedaan mendasar antara flash memory dan EEPROM adalah penulisan dan penghapusan EEPROM dilakukan pada data sebesar satu byte, sedangkan pada flash memory penghapusan dan penulisan data ini dilakukan pada data sebesar satu block. Oleh karena itu flash memory lebih cepat. Dengan ROM biasa, penggantian BIOS hanya dapat dilakukan dengan mengganti chip. Sedangkan pada EEPROM program akan memberikan instruksi kepada pengendali chip supaya memberikan perintah elektronis untuk kemudian mendownload kode BIOS baru untuk diisikan kedalam chip. Hal ini berarti user dapat dengan mudah mendistribusikan BIOS baru atau update, misalnya dengan menggunakan disket. Hal ini disebut juga flash BIOS.

Referensi: http://id.wikipedia.org

Senin, 15 November 2010

Superkomputer

Mungkin tak pernah terpikirkan sebelumnya bahwa ada komputer yang pengolahan prosesnya super cepat, yaitu “Superkomputer”. Setelah mendengar kata ini mungkin yang terlintas di pikiran kita adalah sebuah komputer yang sangat canggih dan memiliki processor yang super cepat, bahkan sampai melebihi batas imajinasi.

Sebenarnya, apakah superkomputer itu?

Me­ngutip dari Wikipedia, definisi superkomputer adalah teknologi me­sin komputer yang di desain khusus untuk kapasitas proses super cepat, terutama dalam kecepatan kalkulasi dan pe­ngolahan data besar.

Superkomputer digunakan untuk tugas penghitungan-intensif seperti prakiraan cuaca, riset iklim (termasuk riset pemanasan global, pemodelan molekul, simulasi fisik (seperti simulasi kapal terbang dalam terowongan angin, simulasi peledakan senjata nuklir, dan riset fusi nuklir), analisikrip, dll. Militer dan agensi sains salah satu pengguna utama superkomputer. Sekarang ini, pasar superkomputer dipegang oleh IBM dan HP, meskipun Cray Inc. masih menspesialisasikan dalam pembuatan superkomputer.

Baru-baru ini, rekor superkomputer telah dipecahkan. Super komputer China yang bernama Tianhe-1 mampu menghasilkan kecepatan 2.570 triliun kalkukasi per detik, memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh super komputer bernama Jaguar milik Amerika Serikat yang mampu menghasilkan kecepatan 1.750 triliun kalkukasi per detik.

Tianhe-1 atau dalam bahasa Inggrisnya bernama 'Milky Way' kini menempati posisi puncak daftar komputer Top 500. Tak cuma Tianhe-1 yang mengharumkan nama China di kancah persaingan para komputer kelas berat ini. Sebab sebelumnya ada Nebulae yang ditempatkan di National Supercomputing Centre di sebelah selatan kota Shenzhen. Namun, AS masih mendominasi daftar super komputer sejagad, dengan menguasai lebih dari setengahnya. Namun prestasi China pun tak kalah mentereng, dimana sudah diwakili oleh 42 mesin.

10 besar Superkomputer :

  1. Tianhe-1A - NUDT YH Cluster, X5670 2.93Ghz 6C, NVIDIA GPU, FT-1000 8C
  2. Jaguar - Cray XT5-HE Opteron 6-core 2.6 GHz
  3. Nebulae - Dawning TC3600 Blade, Intel X5650, NVidia Tesla C2050 GPU
  4. TSUBAME 2.0 - HP ProLiant SL390s G7 Xeon 6C X5670, Nvidia GPU
  5. Hopper - Cray XE6 12-core 2.1 GHz
  6. Tera-100 - Bull bullx super-node S6010/S6030
  7. Roadrunner - BladeCenter QS22/LS21 Cluster, PowerXCell 8i 3.2 Ghz / Opteron DC 1.8 GHz, Voltaire Infiniband
  8. Kraken XT5 - Cray XT5-HE Opteron 6-core 2.6 GHz
  9. JUGENE - Blue Gene/P Solutio
  10. Cielo - Cray XE6 8-core 2.4 GHz

Perkembangan Teknologi Informasi Lebih Cepat Dibandingkan Perkembangan Masyarakat

Berbagai perkembangan yang terjadi di bidang teknologi informasi dalam beberapa tahun terakhir, hendaknya tidak ditanggapi dengan sikap cemas. Perkembangan tersebut justru harus dilihat dari sisi positifnya sambil menyiasati berbagai kemungkinan untuk ikut memetik keuntungan dari perkembangan teknologi informasi tersebut. Perkembangan ini, bahkan melaju lebih cepat dibandingkan perkembangan masyarakat. Perkembangan ini pasti akan mengubah banyak hal dalam masyarakat, mulai dari gaya hidup, kecenderungan mental hingga pandangan hidup.

Oleh sebab itu, kita harus waspada terhadap berbagai pengaruh tersebut. Bukan tidak mungkin, kita terperangkap dalam perubahan-perubahan tersebut dan bahkan menjadi "budak" teknologi. Segala sesuatu dalam diperbudak oleh teknologi, bahkan interaksi dan sosialisasi manusia dengan individu-individu lain dapat terputus. Misalnya, teknologi internet dan radio digital telah melahirkan sebuah komunitas baru dunia virtual yang maya, namun nyata. Hal ini berdampak pada perubahan perilaku pada mereka yang menjadi pencandu internet. Mereka berkomunikasi di sebuah dunia lain, tanpa pernah mengenal atau bertatap langsung dengan rekannya di dunia tersebut.

Meskipun demikian, berbagai kenyataan tersebut hendaknya tidak dilihat dengan penuh kecemasan. Hal terpenting adalah menumbuhkan kesadaran mengenai fenomena ini untuk kemudian mencoba mengambil sejumlah peluang yang tersaji di hadapan mata. Misalnya, bagaimana memanfaatkan internet atau radio digital untuk mempromosikan dan memberikan informasi mengenai Indonesia. Dengan begitu, siapa tahu, kita dapat membalikkan arah imperialisme budaya yang dibawa oleh perkembangan di bidang teknologi informasi ini menjadi sesuatu yang bermanfaat.

Kemajuan teknologi informasi yang antara lain melahirkan media baru, seperti televisi, radio, dan internet, dapat pula menjadi ancaman. Misalnya, ancaman serbuan yang dahsyat dari nilai-nilai budaya asing yang disebarluaskan melalui media-media tersebut. Namun, dengan kreativitas, ancaman ini justru dapat diubah menjadi peluang. Kita dapat memanfaatkan keglobalan media-media baru tersebut. Kita dapat menawarkan
nilainilai ke-Indonesiaan dalam percaturan informasi ini.

Dengan demikian, janganlah kita mencemaskan perkembangan teknologi informasi ini. Pandai-pandailah kita memanfaatkan media ini dan memilih yang bernilai positif. Ambillah hal yang perlu diambil dan jadikanlah hal yang bernilai negatif sebagai bahan pertimbangan dan perbandingan. Bersikap positiflah dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi ini. Perkembangan ini akan memberi pengetahuan yang banyak dan berguna bagi orang-orang yang dapat memanfaatkannya secara positif. Jadi, perkembangan teknologi bukan sesuatu yang perlu dicemaskan, tetapi sesuatu yang harus digali manfaatnya.

Kamis, 11 November 2010

New Media

New media adalah istilah baru yang muncul di akhir abad ke-20 yang dimaksudkan untuk mencakup kemunculan digital, komputer, atau jaringan teknologi informasi dan komunikasi. Sebagian besar teknologi yang digambarkan sebagai “media baru” adalah digital, seringkali memiliki karakteristik dapat dimanipulasi, bersifat jaringan, padat, mampat, interaktif dan tidak memihak. Contohnya Internet, website, komputer multimedia, permainan komputer, CD-ROMS, DVD, dan lain-lain. Media baru bukanlah televisi, film, majalah, buku, atau publikasi berbasis kertas.

The New Media Reader disunting oleh Wardrip-Fruin dan Montfort mendefinisikan New Media menjadi delapan bagian secara proposisi sederhana, yaitu:

1. New Media versus cyberculture

Cyberculture adalah studi tentang berbagai fenomena sosial yang berkaitan dengan komunikasi dan jaringan internet (blog, online multi-player gaming), sedangkan New Media lebih berkaitan dengan objek budaya dan paradigma (digital untuk televisi analog, iPhone ).

2. New Media sebagai Teknologi Komputer Digunakan sebagai Distribusi Platform

New Media adalah obyek budaya yang menggunakan teknologi komputer digital untuk distribusi dan pameran, misalnya Internet, situs Web, multimedia komputer, Blu-ray disk dll, masalah dengan hal ini adalah bahwa definisi harus direvisi setiap beberapa tahun. Istilah "new media" tidak akan "baru" lagi, karena sebagai bentuk budaya yang sebagian besar akan didistribusikan melalui komputer.

3. New Media sebagai Data Digital yang Dikendalikan oleh Software

New Media didasarkan pada asumsi bahwa, pada kenyataannya, semua benda budaya yang mengandalkan representasi berbasis digital dan pengiriman komputer melakukan berbagi sejumlah kualitas umum. New Media menjadi data digital yang dapat dimanipulasi oleh perangkat lunak sebagai data lainnya. Sekarang media operasi dapat membuat beberapa versi dari objek yang sama. Contohnya adalah gambar disimpan sebagai data matriks yang dapat dimanipulasi dan diubah sesuai dengan algoritma tambahan yang diimplementasikan, seperti inversi warna, abu-abu-scaling, mengasah, rasterizing, dll.

4. New Media sebagai Mix Budaya Antara Konvensi dan Konvensi Perangkat Lunak

New Media hari ini dapat dipahami sebagai perpaduan konvensi budaya data, representasi akses, dan manipulasi, representasi dari realitas visual dan pengalaman manusia, misalnya dalam film, perangkat lunak yang digunakan di beberapa daerah produksi, dibuat menggunakan animasi komputer. dan didelegasikan kepada posisi seorang teknisi.

5. New Media sebagai Estetika yang menemani Tahap Awal Komunikasi Teknologi

"Sementara kiasan ideologis memang tampaknya akan muncul kembali lebih teratur, strategi estetik mungkin akan banyak muncul satu, dua atau tiga kali. Agar pendekatan ini menjadi benar-benar bermanfaat cukup untuk nama sederhana strategi dan kiasan untuk merekam saat-saat penampilan mereka, melainkan kita harus mengembangkan analisis yang jauh lebih komprehensif yang berkorelasi sejarah teknologi dengan sosial, politik, dan sejarah ekonomi atau masa modern."

6. New Media sebagai Pelaksanaan Eksekusi Algoritma yang sebelumnya secara manual atau melalui Technologi lain

Komputer memiliki kecepatan diatas teknik manual, misalnya kalkulator, mempercepat eksekusi teknik membuat representasi yang mungkin sebelumnya tidak ada. Hal ini juga memungkinkan banyak bentuk-bentuk baru seni media seperti multimedia interaktif dan permainan komputer.

7. New Media sebagai Encoding dari Avant-Garde Modernisme, New Media sebagai Bank Jasa

Manovich menyatakan bahwa tahun 1920 lebih relevan ke New Media daripada jangka waktu lainnya. Meta-Media bertepatan dengan postmodernisme bahwa mereka berdua lebih lama bekerja ulang daripada membuat sebuah kerja baru. New avant-garde "adalah tentang cara-cara baru untuk mengakses dan memanipulasi informasi" (hypermedia misalnya, database, mesin pencari, dll). Meta-media adalah sebuah contoh bagaimana kuantitas dapat berubah menjadi kualitas seperti dalam teknologi new media dan teknik manipulasi "recode estetika modernis menjadi estetika postmodern sangat berbeda."

8. New Media sebagai Artikulasi Paralel Gagasan serupa di Pasca-Perang Dunia II Seni dan Komputasi Modern

Post WWII Art atau "kombinatorik" melibatkan pembuatan gambar dengan sistematis mengubah parameter tunggal. Ini mengarah pada penciptaan sebuah gambar yang sama dan struktur spasial. "Hal ini menggambarkan bahwa algoritma, ini bagian penting dari new media, tidak tergantung pada teknologi, tetapi dapat dilaksanakan oleh manusia."


Sumber: http://en.wikipedia.org/wiki/New_media